Skip to main content

KENAPA TIKET PESAWAT MAHAL?



Pesawat merupakan salah 1 moda transportasi masyarakat. Waktu tempuh yang relatif cepat dan jarak jangkau yang jauh menyebabkan banyak masyarakat memilih untuk bepergian menggunakannya. Namun harga tiket yang ditawarkan tergolong cukup mahal (kecuali untuk maskapai Low-Cost Carrier (LCC). Kenapa harga tiket pesawat bisa mahal? Nah mari kita bahas…

Sesuai judulnya, kenapa tiket pesawat bisa mahal??? Apakah masakapai penerbangan seenaknya sendiri menetapkan harga tiket demi memperoleh cuan setinggi-tingginya? Tentu tidak. Di Indonesia sendiri tata cara penetapan harga tiket pesawat telah ditentukan melalui Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 20 Tahun 2019. Kira-kira bagaimana isinya???

Dalam peraturan tersebut, biaya pokok penerbangan secara umum dibagi menjadi 2: biaya langung dan tidak langsung. Apa bedanya?? Mari kita bahas.

A.    Biaya Langsung

Biaya langsung atau biaya operasi langung adalah biaya yang berhubungan langsung dengan penerbangan itu sendiri (btw ini nggak didefinisikan di PM nya, jadi ini hanya kesimpulan penulis sendiri, maaf ya kalo salah wkwk). Nah biaya operasi langsung ini dibedakan lagi menjadi 2, Biaya Operasi Langsung Tetap dan Biaya Operasi Langsung Variabel.

·         Biaya Operasi Langung Tetap

Ini sebenernya ada definisinya di PM di atas. Tapi intinya ini adalah biaya yang tetap, nggak mudah berubah, dari awal sampe akhir akan tetap gitu kecuali ada peraturan yang merubahnya. Intinya ya…. biaya tetap. Apa aja yang termasuk biaya operasi langsung tetap???

o   Biaya Penyusutan atau Sewa Pesawat

Sama seperti barang lainnya, nilai pesawat pun bias menyusut juga tiap tahunnya. Pesawat juga punya umur ekonomis, yaitu 10 tahun untuk pesawat lama dan 15 tahun untuk pesawat baru. Nggak cuma pesawatnya, mesinnya pun juga memiliki nilai susut. Semakin banyak jumlah mesinnya, semakin besar nilai susutnya.

 

Btw btw, nggak semua pesawat yang dimiliki maskapai itu merupakan pesawat yang mereka beli sendiri. Ada juga yang merupakan pesawat sewaan. “Terus kalo pesawat sewaan gimana dong? Kena biaya susut juga?” Enggak kok. Kalo pesawat sewaan mah “cukup” bayar harga sewanya aja (bukan berarti harga sewanya murah loh ya)

o   Biaya Asuransi

Ini biaya asuransi pesawatnya btw, bukan asuransi penumpangnya. Buat apa? Yaa…namanya juga barang mahal, jadi pasti diasuransiin dong, jaga-jaga (amit-amit) kalo ada hal yang nggak diinginkan.

o   Biaya Gaji Tetap Crew

Dalam penerbangan, pasti ada yang Namanya pilot, co-pilot, dan flight attendant. Nah, besarnya gaji TETAP mereka diatur dalam biaya operasi langsung tetap.

o   Biaya Gaji Tetap Teknisi

Nggak cuma crew, tapi dalam penerbangan ada juga teknisinya.

o   Crew Training

Bahkan dalam masa training pun biaya crew dan teknisi juga dihitung. Benar-benar bisnis yang mahal.

·         Biaya Operasi Langsung Variabel

Apa bedanya biaya ini dengan biaya operasi langsung tetap? Well, kayak Namanya, “variabel" yang berarti biaya ini bias berbeda dan berubah sesuai keadaan. Apa aja yang termasuk??

o   Biaya Pelumasan

Pesawat pada dasarnya merupakan sekumpulan mesin yang dirangkai jadi 1, jadi tentu aja mereka purlu oli biar mesinnya nggak macet alias biar bias beroperasi.

o   Biaya Bahan Bakar

Pesawat juga perlu bahan bakar (biasanya Avtur/Avgas). Nah harga mereka ini bias naik-turun tergantung harga minyak dunia.

o   Biaya Tunjangan Crew

Selain dapet gaji tetap, crew dan teknisi juga dapet tunjangan. Kenapa biaya tunjangan masuknya di biaya operasi langsung variabel? Karena itu tergantung dari maskapainya mau ngasih tunjangan berapa.

o   Biaya Overhaul/Perawatan

Bukan cuma mahluk hidup aja yang bias sakit, tapi pesawat juga bias “sakit”. Apa lagi kalo dia sering beroprasi yang berarti sering lepas landas dan mendarat.

o   Biaya Jasa Bandar Udara

Semua orang tentu tau pesawat lepas landas dan mendarat di udara. Nah itu semua nggak gratis. Selain itu pesawat juga perlu tempat parkir di bandara yang biasa disebut apron. Itu juga nggak gratis, orang kadang parkir motor sebentar di atm aja ditarikin uang, apa lagi pesawat???

o   Biaya Jasa Ground Handling

Di apron, pesawat tentu nggak didiemin gitu aja. Selain ada perawatan, lavatory dan kabin pesawat juga perlu dibersihkan. Di situlah sosok petugas ground handling diperlukan (makasih petugas ground handling). Tentunya masih ada lagi tugas lainnya, itu Cuma contoh aja hehe.

o   Catering

Makanan. Industri penerbangan merupakan industi yang banyak orang. Banyak orang = banyak makanan = biaya catering yang tinggi.

A.    Biaya Tidak Langsung

Biaya tidak langung adalah biaya yang muncul untuk menunjang kegiatan penerbangan namun tidak ada hubungannya dengan operasional pesawat. Sederhananya, ini biaya yang nggak berhubungan langsung dengan terbang-landasnya pesawat tapi penting juga. Apa aja yang termasuk??

·         Biaya Organisasi

Berdasarkan Permenhub di atas, yang termasuk biaya orgnisasi adalah biaya non-crew per tahun dan biaya umum per tahun. Kurang begitu paham sih maksudnya gimana, jadi nggak bernai jelasin banyak-banyak wkwk. Langsung cek Perenhubnya aja.

·         Biaya Pemasaran/Penjualan

Secara sederhananya sih gini, zaman sekarang kan udah banyak tuh agen travel kayak traveloka, pegipegi, dll dll. Nah, maskapai penerbangan harus membayar alias memberikan komisi kepada agen tersebut. Selain itu ada juga biaya buat iklan, dokumen angkutan, dan sistem pemesanan.

 

Nahh banyak juga kan biaya yang perlu ditanggung oleh sebuah maskapai untuk melakukan penerbangan? Ini belum termasuk pajak (mungkin yang ngerti pajak bias kasih info soal besarnya nominal pajak untuk industri penerbangan hehe).

Oh iya, mungkin ada beberapa yang bilang “Kan ada juga penerbangan yang murah, gimana tuh?”. Well, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kenapa harga tiket bias murah seperti faktor musim liburan dan model maskaa Low-Cost Carrier (LCC). Mungkin lain kali akan dibahas. Dan ada niatan juga buat ngasih contoh perhitungan asli dari perhitungan ini. Tapi mungkin nanti dulu, nunggu dapet info atau punya channel ke orang-orang yang punya info angka pastinya wkwk. Mohon doanya yaaa….

Okee sekian dulu pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat. Salam~ 




Comments

Popular posts from this blog

OMNIBUS LAW DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENERBANGAN INDONESIA

              Selasa, 5 Oktober 2020 menjadi hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Anggota DPR telah mensahkan RUU Omnibus Law melalui sidang paripurna. Beragam reaksi dan kecaman pun bermunculan. Suara-suara penolakan bergema di jagat media sosial Indonesia.             RUU Omnibus Law memang mencakup berbagai macam sektor yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, termasuk sektor penerbangan. RUU Omnibus Law akan mengubah, menghapus, atau menetapkan peraturan baru yang diatur dalam UU No. 1/2009 tentang penerbangan. Apa saja pengaruhnya dalam dunia penerbangan? Mari kita bahas. 1.       Tugas Besar Pemerintah Pusat   Pasal 130 RUU Omnibus Law terkait UU Penerbangan Sejumlah tugas besar terkait penerbangan Indonesia tengah menanti Pemerintah Pusat seiring dengan disahkannya RUU Omnibus Law . Tugas-tugas seperti sertifikasi kela...

LEASING, CARA MASKAPAI MEMILIKI PESAWAT

            Akhir bulan September lalu Lion Air sempat mejadi pusat perhatian publik Indonesia. Maskapai berbiaya murah itu tengah menghadapi tuntutan hukum di pengadilan Inggris oleh perusahaan penyewaan (lessor) pesawat Goshawk Aviation Ltd. Dikutip dari cnbcindondsia.com (24/09/2020), Goshawk Aviation Ltd menuntut Lion Air karena maskapai itu berhutang pembayaran sewa tujuh jet Boeing senilai £10 juta (Rp 189 miliar).             Namun tuntutan ini bukan hanya dihadapi oleh Lion Air saja. Sejumlah maskapai di dunia, termasuk Garuda Indonesia juga menghadapi kasus serupa dengan lessor yang berbeda-beda. Pandemi COVID-19 memang telah menghantam dunia penerbangan dengan cukup keras. Penutupan perbatasan di hampir seluruh negara menyebabkan jumlah penerbangan menurun drastis dari kondisi sebelumnya. Kondisi keuangan maskapai pun menjadi terganggu sehingga berdampak pada kesul...

GARUDA DAN PELINDUNG WAJAH (FACE SHIELD)

sumber: instagram Garuda Indonesia             Beberapa hari terakhir media Indonesia diramaikan dengan berita mengenai rencana Garuda Indonesia menggantikan masker wajah dengan penutup muka ( face shield ). Apa sebenarnya yang terjadi? Bagaimana aturan mengenai penggunaan penutup wajah ( face covering ) pada penerbangan selama masa adaptasi kebiasaan baru? Bagaimana respon Garuda setelahnya? Mari kita bahas. A.     Rencana Penggunaan Face Shield Garuda Indonesia beberapa hari ini sedang menjadi sorotan di berbagai media. Pasalnya maskapai nasional kebanggaan Indonesia mengumumkan rencana penggatian penggunaan masker wajah bagi awak kabin dengan pelindung wajah ( face schield ). Dilansir dari Kompas.com (16/06/2020) Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputera menyatakan bahwa renacana tersebut diusung setelah maskapai tersebut mendapatkan keluhan dari penumpang. Penumpang mengeluhkan masker wajah yang...